Showing posts with label penyusunan laporan. Show all posts
Showing posts with label penyusunan laporan. Show all posts

Wednesday, May 20, 2015

Sistem Pencatatan

Pencatatan akuntansi menggunakan data-data yang dikumpulkan agar menghasilkan laporan akuntansi. Sistem akuntansi keuangan tergantung pada sejumlah besar sumber data. Catatan-catatan akuntansi yang disimpan dapat berbentuk data berikut :
  • Faktur, nota kredit, kuitansi tanda terima, dan tanda terima barang
  • Catatan bank, seperti buku pembayaran dan buku bank
  • Kontrak
  • Pencatatan Upah
  • Buku Stok Persediaan dll.
  • Bukti otorisasi intern yang biasa disebut voucher
Sistem pencatatan akuntansi keuangan  menggunakan berbagai macam buku. Buku-buku tersebut dapat berbentuk bundel, atau halaman halaman lepas, kartu-kartu, pita-pita, atau soft copy.

Buku harian (atau jurnal) biasanya diadakan untuk mencatat transaksi decara kronologis (berdasarkan urutan waktu). Untuktransaksi-transaksi sering terjadi bisa dibuatkan buku jurnal khusus/special journal, contohnya buku-buku sbb:
  1. Buku penerimaan kas
  2. Buku pegeluaran kas
  3. Buku harian penjualan, yang mencatat pembelian kredit, yaitu pembelian barang dagangan atau bahan baku untuk produksi.
beberapa penulis menggunakan istilah journal / jurnal untuk buku harian, misalnya buku harian penjualan dapat disebut jurnal penjualan.

Buku Besar (Ledger)
Buku besar adalah seperangkat perkiraan yang digunakan untuk menyimpan dan mengakumulasikan informasi akuntansi. Pada akhir periode setiap buku besar dihitung saldonya dan saldo-saldo buku besar inilah yang nantinya akan disusun menjadi laporan keuangan.

Buku Tambahan (Subsidiary Ledger)
Buku tambahan adalah seperangkat perkiraan yang merincikan salah satu perkiraan buku besar. Suatu perusahaan seperti PLN, TELKOM dll yang memiliki banya sekali langganan tidak cukup hanya memiliki satu perkiraan Piutang Dagang tetapi perlu juga mempunyai catatan terinci dari tiap-tiap langganannya. Buku semacam itu secara umum disebut Buku (tambahan) Piutang Dagang.

Sistem Pembukuan Berganda
Efek ganda dari suatu transaksi bisnis dicatat dengan bantuan sistem pembukuan berganda / double entry bookeeping system. Setiap perkiraan digunakan untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi akuntansi yang diperlukan untuk menghasilkan laporan keuangan yaitu laporan rugi-laba dan neraca. Cara operasi sistem pembukuan berganda adalah sisi sebelah kiri merupakan sisi debit sedangkan sisi kanan merupakan sisi kredit.

Neraca Lajur
Neraca Lajur adalah kertas kerja penyusunan laporan keuangan yang terdiri dari empat pasang kolom debet - kredit yaitu:
1. Neraca Saldo
2. Penyesuaian
3. Ikhtisar Rugi Laba dan
4. Neraca Akhir

Materi : Akuntansi dan keuangan untuk Manajer Non Akuntansi
Modul 3 : Sistem Pencatatan
Instruktur : Drs. Rudi Lizwaril Sjaiful, S.E., MM, Ak.
Retooling Batch IV RICE
PT.INTI Bandung - 2006

Thursday, May 14, 2015

Pengguna Laporan Akuntansi Keuangan

Hasil laporan akuntansi digunakan oleh banyak pemakai atau pihak. Yaitu pihak yang ingin tau kondisi keuangan suatu perusahaan / organisasi. Pihak itu mencakup :
A. Pemilik perusahaan /pemegang saham
B. Pemimpin perusahaan / manajemen
C. Pemasok barang dan jasa yang menjual secara ktedit.
D. Kreditur, yang memberikan pinjaman keuangan,
E. Instansi pajak, Dll.
Banyak perkiraan yang disiapkan dengan pemikiran tentang pajak, dan faktor ini bisa mempengaruhi angka angka yang tersaji.

Kegunaan laporan akuntansi bagi pemakai :
- Pemilik atau pemegang saham menggunakannya untuk melihat apakah mereka memperoleh hasil yang memuaskan dari investasi tang mereka lakukan. Dan untuk menilai kesehatan keuangan dari perusahaan / bisnis mereka
- Direktur / manager menggunakan laporan tersebut untuk membuat perbandingan internal maupun eksternal dalam usahanya untuk mengevaluasi prestasi. Dengan cara membandingkan analisa keuangan dari angka-angka dari industri untuk mendapatkan gambaran kekuatan dan kelemahan perusahaan. Manajemen juga ingin memastikan bahwa uang yg ditanamkan dalam perusahaan / organisasi memberikan hasil yang cukup dan perusahaan dapat membayar hutang hutang perusahaan
- Kreditur, untuk mengetahui apakah mereka akan dibayar dan dengan secara khusus memperhatikan likuiditas yaitu kemampuan perusahaan membayar hutang pada saat jatuh tempo
- Investor menggunakannya untuk menilai apakah mereka pantas atau tidak untuk menanamkan uangnya dalam perusahaan / organisasi tersebut.

Materi : Akuntansi dan keuangan untuk Manajer Non Akuntansi
Modul 1: Pengantar Akuntansi Keuangan
Instruktur : Drs. Rudi Lizwaril Sjaiful, S.E., MM, Ak.
Retooling Batch IV RICE
PT.INTI Bandung - 2006

Tuesday, May 12, 2015

Apa yang dihasilkan oleh Akuntansi Keuangan

Akuntansi keuangan akan menghasilkan :
1. Laporan perhitungan rugi-laba
2. Neraca
3. Laporan sumber dan penggunaan dana.

Laporan laporan tersebut berasal dari berbagai sumber data. Terdiri dari faktur faktur, bon, voucher, nota kredit, salinan faktur penjualan, laporan bank, dan sebagainya. Data yang asli  bukan saja digunakan untuk mengisi buku perkiraan, tetapi dapat juga dipakai untuk membuktikan keabsahan transaksi

Penyusunan laporan keuangan diperoleh dengan menerapkan konsep konsep akuntansi. System pencatatannya menggunakan lokasi penyimpanan yang disebut suatu perkiraan / account untuk mencatat & mengumpulkan detail detail dari suatu transaksi. Suatu perkiraan yang terpisah dibuat untuk setiap / sekelompok pengeluaran atau pendapatan sesuai dengan kebutuhan analisa yang akan dilakukan.

Materi : Akuntansi dan keuangan untuk Manajer Non Akuntansi
Modul 1 : Pengantar Akuntansi Keuangan
Instruktur : Drs. Rudi Lizwaril Sjaiful, S.E., MM, Ak.
Retooling Batch IV RICE
PT.INTI Bandung - 2006

Pengantar Akuntansi Keuangan

Seorang manager non akuntansi sebaiknya perlu tau lebih banyak mengenai akuntansi keuangan. Hal ini berguna agar dapat :
1. Memahami pentingnya akuntansi keuangan.
2. Mengetahui siapa saja pemakai informasi akuntansi keuangan dan
3. Mengetahui mengapa pemakai informasi akuntasi tersebut membutuhkan informasi tersebut.

Pada dasarnya hal hal yang ingin diketahui oleh Manager Non Keuangan tentang Akuntansi adalah:
- mengerti mengenai angka angka yang dilihat
- ingin bisa menganalisa, menafsirkan n dan mengevaluasi prestasi keuangan perusahaan
- mengerti prinsip prinsip yang membatasi perhitungan rugi-laba
- memahami neraca
- memahami rugi - laba

Materi : Akuntansi dan keuangan untuk Manajer Non Akuntansi
Modul 1 : Pengantar Akuntansi Keuangan
Instruktur : Drs. Rudi Lizwaril Sjaiful, S.E., MM, Ak.
Retooling Batch IV RICE
PT.INTI Bandung - 2006